Friday, May 28, 2010

Pengalaman kencan pertama Alfi bersama cowok

pagi ini, ketika aku membuka mata, hal pertama yang ingin segera kulakukan adalah membuka laptop, menyalakan internet, dan mengetik kisah pengalamanku semalam (27/5/10).
Pagi ini, rasanya aku malas mandi (tapi akhirnya terpaksa mandi juga, biar semakin semangat menulis blog ini), kaos oblong yang kupakai untuk tidur semalam masih menyimpan wanginya (padahal aku sudah ganti baju lho semalam). Tunggu, -nya? siapakah dia?

baiklah akan kuceritakan pada kalian semua...
Namanya Laszlo, dari Canada, umurnya 20 tahun, sekarang sedang di Indonesia untuk magang di sebuah perusahaan nonprofit. Kalian tidak perlu tahu aku mengenalnya dari mana, intinya kami berkenalan melalui internet.
Sebenarnya, sejak kedatangannya ke Jakarta 3 minggu yang lalu, dia sudah ngebet untuk mengajakku ketemuan. Dan, perlu kalian semua tahu, pada saat minggu pertama kedatanngannya ke Jakarta, aku sendang dilanda ujian dan makalah yang kayak cucian yang nggak kering-kering gara-gara hujan melulu. Tapi, akhirnya kesempatan itu datang juga. Kesempatan kencan bersama cowok bule terlaksana, seperti angan-anganku dulu. :D

Kalau kalian mengikuti perkembangan status-statusku di FB dan twitter mungkin kalian akan tahu bagaimana kalang-kabutnya aku menyiapkan kencan special ini. Aku benar-benar stress, mulai dari penampilanku, potongan poniku yang kayak banci, dan tentunya kemampuan bahasa Inggris. Kalau selama ini kalian pikir aku cukup baik dalam bahasa Inggris, semuannya itu salah besar!! aku tidak cukup pandai dalam hal berbicara. Intinya, sebelum kencan itu terjadi aku benar-benar GUGUP!! SANGAT GUGUP!!! belum lagi mentalku sempat jatuh, ketika melihat ada beberapa cewek tipe AGJ (anak gaul jakarta) yang nge-wall dia. ciut lah saya!! belum lagi, percakapan kami melalui MSN dan FB benarbenar menyentuh hati saya, dia bilang saya manis, cantik, pintar (tentunya dalam bahasa inggris), dan dia menyatakan dirinya naksir saya!!! bagaimana tidak seketika jiwaku mengkerut?? benar-benar gila dibuatnya, sampai tugas2 terbengkalai gara-gara sering melamun yang tidak-tidak (bukan mesum!!)

Akhirnya, semalam, hari yang ditunggu-tunggu itu tiba juga.
Seperti biasa, saya berpakaian seperti biasa (arti kata biasa di sini adalah standar yang saya tetapkan bila ingin bertemu orang baru, dan standar ini hanya diketahui oleh teman-teman kelasku). baiklah, perlu saya akui saya sedikit berdandan dengan memoleskan bedak tipis dan menggunakan lip balm. oya mengeblow rambut juga, memastikan poniku tidak seperti banci, setidaknya seperti benar-benar poni.
ini ada fotoku sebelum berangkat:
setelah itu, aku naik Transjakarta, turun di halte Bundaran Senayan, jalan kaki ke Senayan City. Herannya, aku tidak merasakan kegugupan yang pernah melanda di hari-hari sebelumnya, entah kenapa rasa gugup itu hilang ketika memasuki Senayan City. Sesampainya di sana, dia belum datang, terjebak macet, dan katanya supirnya gila, supirnya gak tau jalan (atau pura-pura nggak tahu gara-gara dia bule).
Selama menunggu dia, aku jalan-jalan sendiri di Sency, menelusuri Debenhams, mengutuki harga-harga sepatu yang bisa buat nyumbang korban gempa.

Pukul 20.30 akhirnya dia sampai juga di Sency, kami bertemu di depan Sushi Tei. Dan lagi-lagi kenapa sih mesti aku yang lihat dia duluan, aku tuh mengharapkannya dia yang melihat aku duluan.
DAN KALIAN HARUS TAHU APA YANG TERJADI KETIKA AKU MENYAPANYA dari belakang, "Hey Laszlo!", kuulurkan tanganku tapi..., TIDAKK!!! DIA LANGSUNG MEMELUKKU!! BUK!!! YA TUHAN!! orang ini tinggi sekali!! rengkuhannya memang agak kaku, soalnya aku kan tidak biasa dipeluk seperti itu..
Kalian perlu tahu, kenapa kami memilih Sushi Tei, ternyata kami memiliki kecocokan!! kami sama-sama suka Sushi!!
Kami masuk ke Sushi Tei, aku heran rasa gugup itu tiba-tiba enyah dari dalam pikiranku!! Dia terus berceloteh tentang supir taksi yang katanya nabrak sepeda motor, dia benar-benar ketakutan. Dia berceloteh terus tentang pengalamannya menuju ke Senayan City yang bagi dia gila banget!!

Baiklah, perlu kalian ketahui pada awal percakapan kami, agak sedikit kaku, kupingku SANGAT BUDEG jadi perlu banyak mengatakan "Sorry" atau "Ha". tapi setelah terbiasa mendengarkan dia bercerita kupingku lama-lama terbiasa, dan aku pun menanggapinya dengan lumayan (setidaknya aku tidak mangguk-mangguk aja kayak anjing dongo).
Kami memesan 4 jenis sushi, selama menunggu pesanan yang LAMA BANGET DATANGNYA (karena restorannya RAME BANGET) kami ngobrol tentang banyak hal, benar-benar layaknya kencan yang aku lihat di film serial amerika!!! dia suka pedas, dan jujur aku tidak suka memakai wasabi, dan dia menantangku untuk makan wasabi banyak-banyak, kami melahap sushi dengan wasabi yang SANGAT BANYAK dan dalam waktu yang bersamaan, dan kami saling memandang, melihat bagaimana reaksi kami setelah melahap wasabi sialan itu. haha jelas aku kalah, aku minum banyak sekali karena kepedasan. DAN aku juga menunjukkan tingkah-tingkah tololku, kalian teman-teman sekelasku pasti tahu bagaimana wajah tolol yang sering aku berikan.

Dia menunduk, sambil mengunyah sushi, dia bergumam "I was right"
aku terperangah "About what"
Dia mengatakan "You are pretty, i was right! you were wrong, i know since saw your photo, you are such a pretty girl" dan dia memandangku lama sekali.
Kalian tahu apa reaksiku? AKU CENGO!! aku cuma bisa menunduk malu, dan mengatakan "ah tidak, aku tidak manis, aku biasa saja" (dalam bahasa Inggris tentunya). Dan aku menutup wajahku dengan kedua tanganku. Dia tertawa renyah sekali!! MY GOD!!! aku lumer..
Lalu setelahnya dia mengaku, dia terkesan melihat foto-foto di FB albumku, katanya pasa hari Minggu seharian dia membuka-buka album fotoku!! YA AMPUN!!! GIMANA AKU NGGAK MATI BERDIRI GARA-GARA BESAR KEPALA??

Terus, dia bercerita tentang gedung tertinggi di dunia yang ada restoran berputar di lantai atasnya, begonya aku menyebutkan satu nama restoran mahal yang ada di jakarta yang berputar juga di pencakar langit. Terus dia bilang "Alfi, aku datang ke jakarta untuk mencoba apa pun! jadi uang tidak masalah bagiku, kau harus mengajakku ke sana"
Jam sepuluh teng, kami diusir dari Sushi Tei karena mau tutup, kami makan seharga Rp82.000, tapi dia ngeluarin uang dari dompet Rp100.000 dan dia bilang "lets go". dan aku kaget, aku bilang itu ada kembaliannya, dia bilang nggak apa-apa itu kan buat tip, aku bilang "gede banget", dia bilang "Alfi, aku pernah jadi pelayan di Kanada, dan aku tahu bagaimana rasanya, tip segitu nggak ada artinya", aku langsung cengo, malu!!

Oke, kami keluar dari sency, karena semua gerai sudah mau tutup. DIa masih ingin ngobrol, dan belum ingin pulang, kami mencari tempat di luar gedung yang bisa di duduki, dia mengajakkua memanjat sebuah batu yang banyak bungannya di samping parkiran sency, KALIAN TAHU APA AKIBATNYA?? kami dipandangi para tukang ojek, dan mbak-mbak karyawan yang baru pulang kerja dari Sency. Mending kalo dilihatinnya sekilas, ini sih benar-benar tatapan iri orang-orang!! bete deh!! tapi semua itu nggak ada artinya, karena dia mulai banyak bercerita tentang Kanada, dan kehidupan dia. Kalian pasti berpikir sepanjang kencan dia terus yang bercerita, sebenarnya sih begitu dia memang lebih banyak bercerita, aku juga bercerita tentang hal yang sama atau memberikan tanggapan tentang kisah hidupnya. intinya sih tidak membosankan. DAN ADA AJA ORANG YANG IRI SAMA KAMI, tiba-tiba lagi asyik ngobrol, ada satpam sency dateng "mbak-mbak nggak boleh duduk-duduk di situ ya" Grr alhasil aku malu banget lah, mana banyak tukang ojek!! Akhirnya kami mencari tempat yang lain lagi.. kami berjalan menyebrang ke arah patung pancoran.

Lucu banget deh dia tuh komat-kamit, dia bilang "I will gonna die, if i die now, you have to tell to all my friends in Toronto,,balabablabalaia....." maksudnya dia tuh takut banget nyebrang di jakarta, katanya mobil-mobil tuh pada gila!! nggak mau berhenti kalo ada orang yang mau nyebrang. Aku sih cuma bisa ngikik aja, habisnya lucu banget deh..

Dan di sinilah, hal-hal yang nggak pernah aku dapatkan seumur hidupku selama ini, kami duduk-duduk di tengah taman patung pancoran. memandang langit, berbicara tentang bulan purnama, berbicara tentang banyak hal: mulai dari bintang-bintang, negara-negara yang dia kunjungi, anjingnya yang sangat dia sayangi, keluarganya, temannya yang homoseksual, kisah hidup temannya yang sangat tragis, tentang budaya, tentang negara-negara yang pernah ia kunjungi, kami BERBICARA TENTANG BANYAK HAL.. dan semua itu membuka pengetahuanku. dia juga bertanya-tanya tentang Indonesia, tentang aku, tentang budaya di sini, tentang banyak hal,, dan aku menjawab sebisa yang aku tahu dengan kemampuan kosakata yang terbatas, tapi dia benar-benar mengerti apa yang aku ucapkan.

Kami juga foto-foto, tapi sialnya kameranku tidak mau bekerja sama untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.


LIHAT BAGAIMANA DIA TERLENTANG DITENGAH TAMAN PATUNG DI PUSAT IBU KOTA yang membuatku tersenyum simpul :
sebagai gantinya dia memotretku dalam posisi yang masih sama, arghh hasilnya sih nggak seganteng dia, mukaku lagi kucel..

Ditengah percakapan kami, tiba-tiba ada anak kecil, kira-kira umurnya empat tahun, dengan lucunya dia menghampiri kami "Tante, tante beli bunganya dong" anak itu mengulurkan tiga tangkai mawar.
Laszlo nanya apa artinya, aku menerjemahkannya, dan dia langsung tanya berapa, anak kecil itu bilang "Rp20.000", aku udah mau mengucapkan kalimat penawar yang biasa aku lakukan, eh tiba-tiba lidahku kelu, si Laszlo bilang "Its ok, which one do you want, red or white?"
sumpah aku cengo lagi!! aku bilang aku pilih merah.
INI tuh sumpah kayak kencan romantis gimana gitu (KOK BISA-BISANYA di tengah patung pancoran ada anak kecil jualan bunga mawar??), padahal masing-masing di antara kami tahu kalo ini tuh cara kencan orang bule, yang bukan kayak pacaran atau semacamnya. Kalian mengerti kan maksudku? orang Indonesia kan suka menganggap kecan itu seperti hal-hal yang dilakukan orang pacaran, iya gak sih??
nah itu tuh bunga yang dibeli olehnya.. baru aku potret hari ini.

Di tengah percakapan gitu, dia bilang intinya aku tuh menarik, "You know what Hungarian word to say that means" aku cuma geleng-geleng "Its fremous" (aku nggak tahu gimana tulisannya, pokoknya gitu deh cara ngomongnya, yang artinya beautiful)...WAH GIMANA AKU NGGAK MAU SEMAPUT???Saat pembicaraan kami ada jeda, gara-gara aku dan dia mungkin kehabisan topik, eh dia malah asyik banget memandang mataku, BENAR-BENAR DITATAP!! LAYAKNYA...hmm.. my god!! selama pembicaraan kami duduk berdekatan di atas rumput, sambil mencabuti rumput, karena aku grogi, mukanya sama mukaku deket banget, yah 3 cm lah, terus dia memandangaku laaaammaaaaa banget tanpa KATA!!! yah diliatin gitu aku otomatis salting lah... aku pura-pura aja lihat atas langit, atau kemana aja asal bukan mata diaa (soalnya mata dia itu warnanya coklat, dalam banget, ada lingkaran gelap di tengahnya) ih pokoknya gimana gitu perasaanku, kalo dia terus ngeliatin aku, terus aku balas menatapnya, aku takut sesuatu terjadi (hahah, nggak mungkin juga sih).

Oya, sebenarnya sih dia orang eropa, asalnya Hungaria, tapi dia bilang aku hidup lama di Kanada, dan jiwanya udah di Kanada, dan dia udah keliling eropa waktu SMA. Untuk ukuran cowok 20 tahun, pemikiranya sangat dewasa, benar-benar dewasa!! pintar, pertama kalinya aku menemukan cowok yang menganggap anjing adalah seorang saudara. dia benar-benar penyanyang. Dia menjawab pertanyaan-pertanyaanku tentang apa saja yang ingin aku ketahui.

TERUS tepat jam 00.00, biasalah, NYOKAP saya sirik, dapatlah saya panggilan maut, "Nggak tahu diri ya, mau pulang jam berapa???" HP langsung mati. Grr...
oke, terpaksa, malam yang indah itu harus diakhiri juga, padahal kami sama-sama masih ingin mengobrol lagi, kami berjalan sampai pangkalan yang banyak taksi Blue Bird, aku naik taksi (NAIK TAKSI) , dia juga naik taksi, tapi beda mobil. sebelum berpisah, apa yang dia lakukan "Give me a hug"

OH my god!! kali ini tuh di depan supir taksi, dan tukang minuman, banyak banget abang-abang jalanan, sama pengamen-pengamen gitu, yah bukannya aku gimana ya, tapi kan di depan umum gitu, aku kan nggak biasa..

tapi pelukan perpisahan kami tuh lebih lemes, nggak sekaku yang pertama, dan lebih deket.hahah
so see you around and take care.
kami sama-sama menutup pintu taksi dan pulang, sampai di rumah aku langsung sms dia, mengucapkan terima kasih atas traktirannya dan malam yg indah ini, dia juga balas hal yang sama, tadi pagi kami chating, dia lagi di Tanjung Lesung, dia bilang maaf kalo semalem diomelin mama. dia bilang maaf dalam bahasa Indoenesia, cool!!

yah begitulah kisah kecan pertamaku bersama cowok Kanada, lebih tepatnya sih sama cowok. Aku kan belum pernah punya kencan sebelumnya. Dan ini benar-benar sangat keren!!

maaf ya kalau aku banyak bertele-tele.
terima kasih sudah membacanya..
terima kasih :D




5 comments:

Mike said...

buakakakkakak... lucu fi :D

gypsyholic said...

@Mike: apa yang lucu cobaaa???

Bunga Kurnia said...

Duh.. kok kisah cintaku hampir sama ya.. Aku juga udah pernah beberapa kali kencan dengan cowok2 Australia ama Eropa yang tinggi2 dan cakep sampai2 kalau jalan2 di Kuta tuh beneran aku kayak bonekanya. Hahaha. Aku juga pernah kencan dengan cowok bule umur 20an gitu, seharian aku pergi berpetualang ama dia selama 2 bulan, seruu banget soalnya pikiran mereka juga udah dewasa meskipun masih muda, aku juga sempat ada problem dengan bahasa, aku budek dengar dia ngomong british abis. Dia cowok terganteng yang pernah kutemui, dan entah kenapa aku sekarang sudah gesit berkencan dengan cowok2 tinggi berkulit putih itu.. Hehehehe.. Tapi aku gak terima kencan dengan cowok2 asing sesama negara berkembang.. Aku lebih suka cowok Eropa yang berasal dari negara maju karena aku bisa belajar banyak dari mereka.. Tapi memang sih, gaya pacaran mereka beda dengan kita orang Timur..

Raudra Rachmi said...

mauuuu bgt ngedate sm bule gitu ih :(

Anonymous said...

wah seru ya jadi pengen punya pacar bule... aku sih masih sekedar chatting sampek sekarang . bule prancis tapi ><
btw foto di blog ini kok gak muncul muncul ya padahal pengen banget liat :(((( kenapa ya